Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Tips memasak mie instan yang sehat

hadicoyy-212

Kalian pasti pernah masak mi instan dong.. Pastinya pernah.. Pernah gak perhatiin kenapa setiap kali masak mi, arinya berwarna kuning? Pernah gak kepikiran kenapa air mie instan itu berwarna kuning? Apa ya yang menyebabkan warna air mi itu kuning?
Gak tau kan? Ya sama ga tau juga pastinya karena apa
Jangankan kita sebagai konsumen, karyawan pabrik mie saja tidak semuanya tahu apa saja yang terkandung dalam mie instant tersebut. Mungkin kita bisa saja menebak yang macam-macam, tapi yang jelas, dalam mie instant memang terdapat bahan-bahan yang berbahaya, baik pada mienya sendiri maupun pada bumbu-bumbunya.
Untuk mengantisipasi dan mengurangi kemungkinan buruk yang terjadi gara-gara kamu makan mie instant, mending kita antisipasi dari cara memasaknya saja. Berikut cara memasak mi instant yang sehat :
1. Rebus Air dalam Panci sampe mendidih
2. Masukin Mie Setelah air mendidik
3. Buang air rebusan mie yang pertama
Coba deh kalian perhatikan air hasil ngerebus mie pertama kali, kuning dan butek banget kan?
Masak Mi Yang Sehat
4. Masukin lagi ke dalam air dingin dan di rebus lagi untuk yang kedua
5. Angkat dan Mie Siap untuk di Hidangkan

Pendapat seorang mantan karyawan pabrik mie tentang cara memasak mie yang sehat ini :

Memang cara memasak mi yang benar adalah dengan cara tersebut. Tepung yang dipakai untuk pembuatan mie adalah tepung manildra yang kemudian di ayak sebelum dipakai. Jadi yang terpakai adalah tepung yang benar-benar bersih dan halus.
Yang membuat mie itu berwarna kuning adalah alkali, sampe sekarang pun saya tidak pernah tau apa saja yang terkandung dalam alkali tersebut karena sudah datang dalam bentuk bubuk kemudian dicampur dengan air demin yang kemudian di aduk bersama tepung tadi.
Setelah rata kemudian masuk ke mesin yang bernama doughsheet yang berfungsi untuk membuat lembaran, kemudian diteruskan ke mesin roll press untuk menipiskan lembaran tadi sampai pada ketipisan yang diinginkan. Kemudian diteruskan ke slitter untuk membuat mie menjadi meriting dan membagi lembaran tadi menjadi 6 bagian. Setelah itu mie di beri steam dengan suhu +/- 150 derajat celcius (gampangnya dikukus). Kemudian masuk ke mesin cutting untuk dipotong dan dilipat. Setelah itu ditiriskan dan dimasukkan ke cooling fan, ini berguna untuk mengeluarkan sisa minyak dan mendinginkannya sebelum di packing sehingga tidak berjamur.
Setelah itu barulah mie masuk di channelizer yang kemudian diberi bumbu oleh petugas bumbu, baru kemudian mie di packing apabila kemasan dipencet dan ternyata angin yang terdapat didalam kemasan berkurang maka mie tersebut dinyatakan tidak layak jual.
Apabila mengikuti proses pembuatan mi yang saya jelaskan di atas maka sebenarnya mie telah aman, dikarenakan ada petugas QC yang selalu melakukan pengecekan dari mulai tepung akan masuk ke mesin ayak sampai mie dikemas.
Tapi yang jadi masalah orang yang bekerja pada pabrik mie belum tentu tahu apa saja kandungan yang terdapat dalam alkali yang membuat mie berwarna kuning tersebut, hanya yang saya tau di alkali itu terdapat zat pengawetnya. Karena itu lebih aman air rebusan pertama dibuang sehingga yang tertinggal hanyalah tepung yang telah menjadi mie.
»»  Selanjutnya...
Bookmark and Share

Inilah Makanan yang Memperkuat Kekebalan Tubuh

hadicoyy-212

Jakarta - Kesehatan sangat penting bagi manusia. Bila kondisi tubuh sudah tidak sehat, bisa jadi karena rendahnya sistem kekebalan tubuh. Penyebabnya adalah kesalahan pada pola makan dan asupan nutrisi yang dikonsumsi.

Jangan abaikan kondisi seperti ini terlalu lama. Karena, mencegah lebih baik daripada mengobati penyakit. Mungkin Anda mengenal beberapa obat atau suplemen yang mengklaim bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tapi ada cara alami yang lebih aman, yaitu lewat makanan.
Dikutip dari womens health, berikut ini beberapa jenis makanan yang memperkuat daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

1. Oatmeal
Ahli kesehatan dan nutrisi dari Intergrative Cancer Care, Evanston, Illinois menyarankan untuk rutin mengonsumsi oatmeal. Alasanya, karena oatmeal kaya serat, asam lemak omega 3, tiamin, zat besi dan beta-glukan yang bisa membantu melancarkan peredaran darah serta berfungsi sebagai antioksidan. Oatmeal juga mampu dipercaya dapat mengurangi kadar kolesterol berbahaya dan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Tomat
Tomat adalah buah yang paling mudah ditemui. Warnanya yang cerah dapat menarik perhatian banyak orang untuk mengonsumsinya. Tomat banyak digunakan untuk masakan seperti sup, jus, pasta dan lainnya. Lycopene yang terkandung dalam tomat berfungsi melawan oksidasi, menghambat mutasi sel, menurunkan cidera asam nukleat, mengurangi penyakit pembuluh darah, jantung dan mencegah penyakit kanker.

3. Wine
Minuman anggur atau wine telah dikenal sejak lama di dunia kuliner. Sejak dulu, wine diminum untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit seperti diare dan kolera. Kandungan wine seperti flavonoid dan fenolik yang disebut resveratol bersifat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab gangguan kesehatan. Hanya saja, sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Cukup satu gelas sehari.

4. Teh Chamomile
Menurut peneliti dari Imperial College, London, teh chamomile bermanfaat untuk pencegahan penyakit. Dalam studi tersebut, orang yang minum lima cangkir teh chamomile setiap hari, selama dua minggu, aktivitas daya tahan tubuh terhadap bakteri meningkat. Kondisi ini pun tetap bertahan selama dua minggu meskipun orang tersebut berhenti mengonsumsi teh chamomile. Teh ini baik diminum saat demam atau flu.



Sumber
»»  Selanjutnya...
Bookmark and Share

Manfaat Jengkol

hadicoyy-212
Bila Anda penggemar makanan tradisional, pasti Anda mengenal benda yang berbentuk bulat gepeng, kulit tipis kecoklatan, berbau dan banyak dikonsumsi orang. Benda tersebut adalah Jengkol. Jengkol atau Jering atau Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara, termasuk yang digemari di Malaysia, Thailand dan Indonesia terutama di wilayah Jawa Barat yang seharinya dikonsumsi 100 ton.
Tanaman jengkol berupa pohon yang tingginya dapat mencapai 10-26 meter. Buahnya berupa polong berbentuk gepeng dan berbelit. Warna buahnya lembayung tua. Setelah tua, bentuk polong buahnya menjadi cembung dan di tempat yang mengandung biji ukurannya membesar. Tiap polong dapat berisi 5-7 biji. Bijinya berkulit ari tipis dan berwarna cokelat mengilap.

Jengkol akan membuat kehebohan saat memasaknya dan setelah diproses oleh pencernaan, yaitu menimbulkan bau yang katanya tak sedap. Penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji jengkol. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur Sulfur (. Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau.

Bau yang ditimbulkan dari jengkol itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut makan. Kalau yang makan, meskipun bau, setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan jengkol. Tetapi bagi orang lain yang tidak ikut merasakan, tetapi cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seni yang dikeluarkannya. Jika pemakan jengkol ini buang air di WC dan kurang sempurna membilasnya, maka WC akan bau tidak enak dan mengganggu ketenangan orang lain.

Saat dicerna jengkol akan menyisakan zat yang disebut asam jengkolat (jencolid acid) yang dibuang ke ginjal. Di sinilah efek yang sering ditakuti oleh orang-orang, yaitu jengkoleun atau jengkolan. Jengkolan terjadi saat asam jengkolat yang memang sulit larut dalam air akhirnya mengendap dalam ginjal, membentuk kristal padat hingga bisa berakibat sulit membuang air seni. Jika pH darah kita netral, asam jengkolat aman-aman saja, tapi jika cenderung asam (pH kurang dari 7) asam jengkolat membentuk kristal tak larut.

Risiko terkena jengkolan ini tidak tergantung pada banyaknya jengkol yang dikonsumsi, tetapi bergantung pada kerentanan tubuh seseorang. Orang yang rentan, mengonsumsi sedikit jengkol saja dapat menyebabkan terjadinya jengkolan. Apa yang memengaruhi kerentanan seseorang terhadap asam jengkolat belum jelas, tapi diduga akibat faktor genetik dan lingkungan.

Dibalik bau yang ditimbulkan jengkol, ternyata terkandung manfaat yang berguna bagi kesehatan. Menurut berbagai penelitian menunjukkan bahwa jengkol juga kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, Vitamin C, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin.

Khusus untuk vitamin C terdapat kandungan 80 mg pada 100 gram biji jengkol, sedangkan angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari adalah 75 mg untuk wanita dewasa dan 90 mg untuk pria dewasa.

Selain itu, Jengkol merupakan sumber protein yang baik, yaitu 23,3 g per 100 g bahan. Kadar proteinnya jauh melebihi tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati, yaitu hanya 18,3 g per 100 g. Kebutuhan protein setiap individu tentu saja berbeda-beda. Selain untuk membantu pertumbuhan dan pemeliharaan, protein juga berfungsi membangun enzim, hormon, dan imunitas tubuh. Karena itu, protein sering disebut zat pembangun.

Untuk zat besi, Jengkol mengandung 4,7 g per 100 g. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Gejala-gejala orang yang mengalami anemia defisiensi zat besi adalah kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah, sakit kepala dan mudah marah, tidak mampu berkonsentrasi, serta rentan terhadap infeksi. Penderita anemia kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah sulit menelan.

Remaja, wanita hamil, ibu menyusui, orang dewasa, dan vegetarian adalah yang paling berisiko untuk mengalami kekurangan zat besi. Di dalam tubuh, besi sebagian terletak dalam sel-sel darah merah sebagai heme, suatu pigmen yang mengandung inti sebuah atom besi.

Jengkol juga sangat baik bagi kesehatan tulang karena tinggi kandungan kalsium, yaitu 140 mg/ 100 g. Peran kalsium pada umumnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu membantu pembentukan tulang dan gigi, serta mengatur proses biologis dalam tubuh.

Keperluan kalsium terbesar adalah pada saat masa pertumbuhan, tetapi pada masa dewasa konsumsi yang cukup sangat dianjurkan untuk memelihara kesehatan tulang. Konsumsi kalsium yang dianjurkan pada orang dewasa adalah 800 mg per hari.

Kandungan fosfor pada jengkol (166,7 mg/100 g) juga sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi, serta untuk penyimpanan dan pengeluaran energi. Dengan demikian, sesungguhnya banyak manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi jengkol dan ini hanya masukan saja, bukan doktrin yang mengharuskan Anda untuk percaya dan mengikuti agar mengkonsumsi jengkol, tapi hanya sekedar Anda tahu bahwa ada khasiat dibalik sayuran polong berbau ini.



Sumber
»»  Selanjutnya...
Bookmark and Share
 
Copyright 2010 hadicoyy-212
Revive Blue Blogger template by Introblogger Distribution by New Blogger Templates